Jari 98 Optimis Saddam Al-Jihad Terpilih sebagai Ketum PB HMI

Jakarta – Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) mendukung calon Ketum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Respiratori Saddam Al-Jihad (RSA) yang bakal bertarung di Kongres HMI Ambon, Maluku dalam waktu dekat ini.

“Kami optimis jika Saddam Al Jihad terpilih sebagai nahkoda baru HMI. Saddam adalah jawaban dan solusi HMI di jaman now,” ungkap Sekjen Jari 98 Ferry Supriadi, hari ini.

Untuk diketahui, RSA mengantongi 12 dukungan cabang dan menjadi kandidat dengan dukungan terbanyak dari 14 kandidat lainnya. Berkat dukungan itu, RSA secara resmi telah mendaftar sebagai calon Ketua Umum PB HMI di Sekretariat Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Jalan Sultan Agung No 25, Jakarta Selatan.

Menurut Ferry, Saddam yang merupakan Wasekjen PB HMI ini merupakan sosok intelektual yang memiliki karakter pemikir dengan komposisi gambar almamater sarjana hingga doktoralnya, opini di media, buku ilmiah tulisannya, hingga kata-kata bijak nya.

“Jika terpilih nanti, semoga nantinya Saddam bisa mengembalikan marwah HMI sebagai corong aspirasi rakyat dan menjaga independensi,” tuturnya.

Dikatakan Ferry, Saddam adalah salah satu figur generasi milineal yang bisa menjawab gerakan HMI di perkembangan teknologi-informasi berbasis digital. Dan ini adalah momentum bagi Saddam menyalurkan ide-ide perbaikan organisasi.

“Era jaman now dan perkembangan digital semakin pesat, jadi pantas masa depan HMI dan perjalanan jaman dipercayakan pada Saddam. Insya Allah generasi milenial akan memilihnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ferry menyatakan sudah saatnya HMI mereduksi nilai-nilai gerakannya dengan perkembagan zaman yang ada, dimana era digital (internetnisasi) telah mempengaruhi segala aspek kehidupan saat ini, sehingga setuju atau tidak, HMI tetap mengikuti kemauan zaman untuk mengawal generasi muda Indonesia sebagai upaya mencegah apa disebut kesenjangan generasi atau generation gap.  

“Setiap zaman atau generasi memiliki masalahnya sendiri dan berbeda pula penanangannya. Saddam adalah sosok intelektual yang mampu menjawabnya,” kata dia.

“Selamat berhalal bihalal dan berpesta demokrasi dalam kongres,” pungkasnya.

 

Pos terkait