Wakapolri Tegaskan Keamanan Pemudik Terjamin di Jalur Laut Lampung

Jakarta – Sebanyak 16 kapal disiapkan untuk mengantisipasi kecelakaan laut di jalur penyeberangan Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Kapal tersebut disiapkan di titik yang mudah diakses.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan sebanyak 320 personel gabungan dikerahkan untuk mempersiapkannya. Apabila terjadi kecelakaan atau kejadian membahayakan, personel segera melakukan penanganan.

Bacaan Lainnya

“Ya, kita tidak menghendaki, tapi situasi kontingensi kedaruratan ketika terjadi laka (kecelakaan) air, nah sudah dipersiapkan. Ya, ada 16 kapal dipersiapkan, 320 personel gabungan dari TNI, Basarnas, dari Polair, dan dari Polri juga dipersiapkan untuk mengantisipasi situasi kontingensi,” kata Dedi, Selasa (17/3/2025).

Selain itu, pihak ASDP mempersiapkan kapal-kapal yang melintas di jalur Merak-Bakauheni sehingga personel lebih siap menghadapi situasi yang darurat.

Selain itu, peralatan keselamatan lain disiapkan dengan matang apabila kondisi darurat terjadi. Perhitungan matang cara bertindak juga menurutnya penting dilakukan berdasarkan data terkini atau real-time.

“Ya, ketika terjadi situasi kontingensi ini tidak kita harapkan, tapi kita jauh lebih siap. Beberapa kapal yang kita butuhkan, berapa life jacket yang kita butuhkan, kecepatan real-time juga harus kita perhitungkan dengan matang sehingga untuk memitigasi fatalitas kejadian di lapangan,” sebutnya.

Di Bakauheni sendiri, Dedi menyampaikan prediksi mulai meningkat malam nanti. Kemudian, untuk besok dan lusa atau 18-19 Maret arus mudik gelombang kedua terjadi.

“Ini sudah dipersiapkan untuk mengamankan, artinya nanti ketika masyarakat dari pelabuhan mau menuju ke wilayahnya atau daerah tujuan dipersiapkan untuk mengamankan melalui patroli-patroli diamankan, kemudian dikawal sampai menuju tujuan-tujuan tertentu,” bebernya.

Selanjutnya juga pada arus balik nanti, yang diprediksi terjadi pada 24-25 Maret pada gelombang pertama, serta 28-29 Maret pada gelombang kedua.

“Nah, Kapolda juga akan mengawal dan mengamankan seluruh pemudik ya dari luar Lampung menuju ke Bakauheni. Dan perlu saya sampaikan kepada masyarakat ketika masyarakat membutuhkan layanan kepolisian, Pak Kapolda sudah menyiapkan layanan 110. Dan saya minta juga tolong kepada Pak Kapolda quick response time ketika masyarakat membutuhkan layanan pelayanan keamanan, kemudian pelayanan kepolisian lainnya sehingga petugas kepolisian bisa merespons dengan cepat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *