APJT: Kerja Sama Antara Pemerintah dan Petani Kunci Wujudkan Lumbung Pangan Dunia

Jember – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dan menjelang Hari Tani Nasional pada September mendatang, Asosiasi Petani Jawa Timur (APJT) menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian nasional. Dukungan ini disampaikan melalui pernyataan resmi yang mewakili ribuan petani dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Ketua APJT, Jumantoro, menuturkan bahwa momentum HUT RI dan Hari Tani Nasional harus dijadikan titik balik dalam mewujudkan kedaulatan pangan serta kesejahteraan petani. Menurutnya, sejumlah program yang dicanangkan pemerintah, seperti ketahanan pangan nasional, distribusi pupuk bersubsidi yang lebih tepat sasaran, hingga pemberantasan praktik mafia lahan dan pupuk, merupakan langkah strategis yang sejalan dengan harapan petani di daerah.

Bacaan Lainnya

“Petani Jawa Timur siap menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program pemerintah. Kami percaya bahwa kedaulatan pangan hanya bisa dicapai jika pemerintah dan petani berjalan beriringan, saling melengkapi, serta memastikan distribusi hasil panen dan sarana produksi berjalan adil dan merata,” ujar Jumantoro.

Selain itu, APJT juga menyoroti pentingnya modernisasi alat pertanian, pemberdayaan koperasi desa, dan akses permodalan yang lebih terbuka. Menurut mereka, pemerintah telah menunjukkan komitmen melalui kebijakan yang berpihak pada petani kecil, sehingga diharapkan mampu memperkuat daya saing produk pertanian dalam negeri menghadapi tekanan impor.

APJT menilai, momentum HUT RI ke-80 menjadi simbol bahwa perjuangan petani merupakan bagian dari perjuangan bangsa. Sementara Hari Tani Nasional menjadi ruang refleksi untuk memastikan bahwa petani tidak hanya dipandang sebagai produsen pangan, tetapi juga sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional.

“Petani adalah penjaga kedaulatan bangsa. Di tengah tantangan alih fungsi lahan, perubahan iklim, dan fluktuasi harga pasar, kebijakan pemerintah yang hadir melindungi petani merupakan wujud nyata keberpihakan negara kepada rakyatnya,” tegas pernyataan Jumantoro.

Melalui dukungan ini, APJT berharap agar pemerintah terus konsisten dalam memperjuangkan perlindungan petani, redistribusi lahan yang adil, serta pemberantasan mafia pangan. Dengan demikian, kesejahteraan petani dapat meningkat, dan Indonesia benar-benar mampu mewujudkan cita-cita besar menjadi lumbung pangan dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *