KOKAM Jakarta Utara Berperan Aktif dalam Asta Cita Prabowo-Gibran

Jakarta – Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Wilayah Jakarta Utara menegaskan komitmennya dalam mendukung program Asta Cita yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045.

Sekretaris Daerah (Sekda) KOKAM Wil Jakarta Utara, Zulkarnain, mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus berperan aktif dalam mendukung berbagai agenda strategis ketahanan pangan nasional dan pembangunan Indonesia. Menurutnya, generasi muda memiliki peran kunci dalam memastikan keberhasilan visi besar Indonesia Emas tersebut.

Bacaan Lainnya

“Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus terus berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas di 2045. Kami di KOKAM Jakarta Utara akan terus mendukung program-program yang digagas oleh pemerintah pusat, terutama yang berhubungan dengan pemuda, ketahanan pangan, serta pembangunan nasional,” ujar Zulkarnain, Selasa (26/08/25).

KOKAM sendiri, lanjut Zulkarnain, memiliki tujuan utama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan nilai-nilai Muhammadiyah. Dalam rangka itu, KOKAM siap mendukung pemerintah dan turut serta dalam menjaga keamanan serta ketertiban, mengawal berbagai program pemerintah, dan menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Sebagai organisasi yang berfokus pada pemuda, KOKAM mendorong pentingnya transformasi pemuda Muhammadiyah sebagai agen perubahan. Zulkarnain menyatakan bahwa generasi muda harus dipersiapkan untuk menghadapi bonus demografi, serta tantangan yang datang dari era digital yang semakin pesat.

“Pemuda adalah pilar utama dalam mewujudkan Indonesia Emas. Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai luhur, mereka akan mampu mengatasi tantangan global dan membawa Indonesia menuju kejayaan pada tahun 2045,” kata Zulkarnain.

KOKAM Jakarta Utara juga menyatakan bahwa mereka akan terus mendukung keputusan Ketua KOKAM Pusat dalam mengawal Visi Pemerintah yang akan dicapai melalui delapan misi yang disebut Asta Cita, antara lain memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia, serta memperkuat pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi.

Dalam upaya memperkuat kontribusi pemuda, KOKAM juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Pada bulan Juli 2025 lalu, KOKAM menggelar apel akbar di Stadion Tridadi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dihadiri oleh lebih dari 23.000 anggota KOKAM dari seluruh Indonesia. Acara tersebut juga diwarnai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Polri dan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah, yang bertujuan memperkuat sinergi dalam bidang pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Zulkarnain menekankan bahwa KOKAM Wil Jakarta Utara akan terus melanjutkan dukungannya terhadap visi Presiden dan Wakil Presiden melalui program Asta Cita yang meliputi berbagai sektor vital seperti pangan, energi, ekonomi kreatif, pendidikan, dan kesehatan. Ia juga menambahkan, “Kami bertekad untuk memastikan bahwa generasi muda dapat memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, serta turut mendukung pemerintah dalam menciptakan Indonesia yang adil dan makmur.”

Zulkarnain juga mengingatkan seluruh anggota KOKAM dan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah bangsa. Ia menegaskan pentingnya peran pemuda dalam menjaga stabilitas negara dan memperkokoh persatuan Indonesia.

Dengan semangat yang sama, KOKAM Jakarta Utara berharap dapat terus mengawal perjalanan bangsa menuju Indonesia Emas di 2045, menjadikan pemuda sebagai agen perubahan yang siap menghadapi tantangan global dan berperan aktif dalam pembangunan negara.

Dengan berbagai upaya nyata, KOKAM berkomitmen untuk terus menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, di mana pemuda yang terdidik dan siap menghadapi tantangan global akan menjadi kekuatan utama dalam memajukan bangsa dan negara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *