Mahasiswa Minta Pemerintah Jokowi Tegas Bubarkan Ormas Anti Pancasila

Jakarta – Ratusan mahasiswa tergabung dalam Forum Mahasiswa Cinta NKRI menggelar aksi damai didepan Istana Merdeka Jl. Merdeka Barat Gambir Jakarta Pusat, Kamis (16/11).

Mereka menolak ormas intoleran demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa untuk mempertahankan keutuhan NKRI.

Menurut Koordinator aksi Ibrahim Mansyur, pemerintah harus berdiri di garda depan sebagai pihak yang paling bertanggung jawab terhadap keamanan warga negaranya. Ketegasan dan keseriusan negara dalam melindungi warganya, menciptakan rasa aman, serta mencegah aksi kekerasan akibat radikalisme keagamaan ini menjadi amanah konstitusi yang mendesak dilakukan.

“Dalam hal ini, pemahaman kembali Pancasila sebagai pilar bangsa dan pilihan terhadap paham keagamaan yang toleran dan moderat harus menjadi agenda yang dipertimbangkan,” sebut Ibrahim saat berorasi.

“Ketegasan negara dan dukungan dari masyarakat tentu akan menjadi kekuatan strategis guna membendung faham radikalisme keagamaan ini,” ucap Ibrahim.

Lebih lanjut, Ibrahim menegaskan sudah saatnya semua pihak mulai mengesampingkan ego pribadi, kelompok, maupun kedaerahan. Oleh karena semua yang dimiliki bangsa Indonesia ini merupakan aset bersama yang menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya. Adapun yang lebih penting lagi, lanjut dia, jiwa nasionalisme yang mulai pudar harus kita pupuk kembali demi keutuhan NKRI.

“Upaya untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia sangat diperlukan, sekarang marilah kita bersama-sama belajar dari sejarah bangsa ini agar kita tidak lagi tergelincir di masa depan,” kata dia.

Selain itu, Ibrahim meminta pemerintahan Jokowi segera mengontrol organisasi massa yang berpotensi melakukan makar terhadap ideologi Pancasila. Dalam hal ini termasuk pula organisasi yang anarkis dan tidak sejalan tujuan organisasinya dengan UUD, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Jangan sampai persatuan dan kesatuan yang telah dibina selama ini dan telah menjadi senjata yang sangat ampuh bagi pejuang untuk memerdekakan bangsa ini rusak hanya karena rasa ego dan menang sendiri,” pungkasnya.

Dalam aksinya, para demonstran juga menggelar spanduk bertuliskan “Pemerintah segera bubarkan ormas intoleran yang mengancam keutuhan NKRI, Ormas anti pancasila tidak boleh hidup dan tumbuh di tengah masyarakat, Indonesia negara yang bhinneka tunggal ika dan pancasila tidak boleh di tawar lagi, Masyarakat damai tanpa ada saling adu domba, fitnah mari hidup kan nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat”.

 

Pos terkait